Senin, 03 Juni 2013

Bautista: Motor Rossi Menghantam Saya


Alvaro BautistaAlvaro Bautista mengalami insiden dengan Valentino Rossi di balapan MotoGP Italia, Minggu 2 Juni 2013. Pembalap Gresini Honda ini menuturkan penyesalannya.

“Sayang sekali saya bersenggolan dengan Rossi. Kami keluar dari balapan yang sangat penting bagi saya dan dia juga,” ujar Bautista seperti dilansir Crash.

Insiden terjadi saat balapan di Sirkuit Mugello tersebut baru memasuki lap pertama. Bautista dan Rossi terjatuh, kemudian membentur dinding sirkuit. Keduanya pun tidak bisa melanjutkan balapan.

Bautista dan Rossi bersama-sama menyaksikan kembali rekaman insiden tersebut. Meski sangat menyesalkan, Bautista menganggap tidak ada yang perlu disalahkan. Hanya saja, dia merasa motor Rossi telah menyenggolnya.

“Saya merasa motor dia (Rossi) menghantam saya. Kejadian ini memalukan, karena saya merasa nyaman dengan motor. Tapi, kami harus melupakan insiden ini dan memikirkan balapan selanjutnya,” kata pembalap asal Spanyol ini.

Race Direction sepakat dengan Bautista yang menganggap kejadian tersebut murni insiden balapan. Kedua pembalap yang tak mampu menuntaskan balapan ini juga tidak mendapat penalti. 




ManiakMotor – Selain Dani Pedrosa dan Marc Marquez,  pembalap Honda lainnya yang harus diwaspadai Yamaha Factory Team adalah Alvaro Bautista (GO&Fun Gresini Honda).
Bukan karena kehebatan Bautista di lintasan balap, tapi karena potensinya sebagai 'predator'. Juga julukannya bikin ‘bau’ kala Yamaha butuh poin-poin penting. Musim lalu di sirkuit Assen, Belanda, Jorge Lorenzo pening tujuh keliling akibat ulah Butista selepas start.
Lorenzo diterjang motor Bautista sehingga terlempar ke luar arena dan dapat predikat DNF. Kala itu ia sangat membutuhkan poin karena tengah beradu dengan Dani Pedrosa. Ulah Bautista membuat Pedrosa mampu mendekati Lorenzo.
Di Mugello kemarin, giliran Valentino Rossi yang dihajar Bautista, juga selepas start. Padahal, The Doctor butuh angka sebanyak yang bisa ia petik. Menurut Rossi, Bautistalah yang bikin bau nasibnya di Mugello. Anak Spanyol itu menyenggol motor, dan keduanya serentak menuju gravel. Tubuh The Doctor sendiri sempat terbanting ke dinding pemisah lintasan sebelum jatuh ke tanah. Untungnya tak cidera.
“Saat start, kopling motor memang masalah sehingga mundur dua atau tiga posisi ke belakang. Memasuki R2, saya sudah berada di depan Bautista, namun ia tetap ngegas sehingga terjadilah peristiwa itu. Saya amat menyesalkan itu. Pertama karena terjadi di Mugello, kemudian karena saya yakin punya kans untuk bertarung ke depan dan berebut posisi podium,” terang Rossi.
Bautista sendiri sangat enteng menanggapi tudingan Rossi. "Itu adalah insiden biasa dalam balapan. Kami berdua dirugikan. Tak ada yang harus disalahkan. Kami sudah melihat tayangan ulang di ruang pimpinan lomba MotoGP Mugello," katanya. Pimpinan Lomba pun lewat rapat anggotanya memutuskan insiden itu adalah hal biasa dan tak perlu menurunkan penalti buat salah satu mereka.
Hal sama dikemukakan Direktur Tim YFR Massimo Meregalli. Meski menyadari itu adalah risiko di ajang balap, Meregalli sangat menyayangkan musibah yang menimpa anak buahnya. Kerja keras timnya untuk mendongkrak performa Rossi di rumah sendiri, hanya berlangsung dalam dua tikungan.
“Seluruh tim sangat berharap Rossi bikin perbedaan di Mugello, sirkuitnya sendiri. Ia sendiri punya peluang meski sempat terkendala saat start. Tapi itu bukan karena kesalahannya. Kami harus terima itu dan sebaiknya memikirkan balapa berikut di Barcelona,” kata Meregalli yang dalam kesempatan sama memuji dominasi Lorenzo dalam lomba.
Rossi sendiri merasa harus lebih ekstra bikin persiapan ke Barcelona. Targetnya adalah mendulang sebanyak mungkin poin agar tak lagi terlampau jauh dari lawan. Amin...  Andro


 Sumber maniakmotor.com