Kamis, 26 September 2013

Persik Kediri terancam Bubar

Kediri, kstv.co.id – Kesebelasan Kebanggaan Warga Kediri, Persik Kediri, Dipastikan Tidak Akan Mengikuti Berbagai Pertandingan Diberbagai Kejuaraan Baik Kejuaraan Dalam Pssi Ataupun Liga Premier Indonesia, Yang Ditelurkan Arifin Panigoro Direktur Tekmako.
Sejauh Ini Manajemen Persik Tidak Melakukan Perpanjangan Kontrak Pemain. Kondisi Itu Dilatar Belakangi Belum Jelasnya Kejuaraan Yang Akan Diikuti. Sekertaris Persik Kediri Banardi Memastikan Untuk Saat Ini Kesebelasan Persik Bubar Dulu, Hingga Menunggu Hasil Kongres Pssi 30 Juni Mendatang.
Banardi Menegaskan, Pihaknya Memprediksi Adanya Liga Sekitar Bulan Pebruari 2012 Mendatang. Sehingga Otomatis Untuk Kesebelasan Persik Kediri Akan Terus Melakukan Pembenahan, Dalam Segi Perencanaan Pemain Untuk Hadapi Pertandingan Liga Yang Mungkin Ada. (eff/hyd)

sumber http://kstv.co.id/berita-kstv/persik-kediri-bubar.html

Persik Kediri resmi bubar akibat politik Pilkada?

Jumat, 27 September 2013 00:52 WIB (9 jam yang lalu)Editor:


 55Google +0 0 11
Persik Kediri resmi bubar akibat politik Pilkada? - CEO: Hak pemain dan pelatih terpenuhi - Skuad Persik Kediri 2013Skuad Persik Kediri 2013 (Foto: Istimewa)


LENSAINDONESIA.COM: Klub sepakbola Persik Kediri resmi dibubarkan oleh pihak management. Ini setelah Surat pemubaran diri tersebut telah ditanda tangani seluruh anggota managemen dan panitian penyelenggara pertandingan (panpel).
CEO Persik Kediri, Sunardi mengatakan, pembubtaran managemen dan panpel pertandingan tersebut menyusul berakhirnya musim pertandingan kompetisi Divisi Utama (DU) 2013. Kendati Kesebelasan ini masuk dalam level Indonesia Super League (ISL) 2014 mendatang.
“Surat pembubaran diri sudah kami tanda tangani, jadi management dan panpel sudah resmi bubar,” Jelas Sunardi, kemarin.
Menurut Sunardi, pihaknya sedang melakukan diskusi dengan beberapa pihak ihwal waktu pelaksanaan seremonial pembubaran diri tim, manajemen dan panpel. Sunardi memastikan tidak akan lama lagi pihaknya akan mengundang seluruh annggota managemen dan panpel terkait hal tersebut.
Sunardi memastikan, hak-hak pemain dan pelatih telah terpenuhi. Para pemain dan pelatih telah mengakhiri masa putus kontrak sejak kompetisi Divisi Utama berakhir, tepatnya usai Persik melakoni laga krusial melawan Persikabo Kabupaten Bogor, dalam perebutan posisi ketiga di Stadion Manahan Solor, beberapa waktu lalu.
Terkait kelanjutan Macan Putih kedepan, Sunardi mengaku pihaknya belum bisa menjelaskan. Pasalnya, disamping secara resmi management tim ini sudah bubar, keberlanjutan Persik Kediri tergantung pada Pemerintah Kota Kediri Kedepan sebagai penanggung jawab klub.
Beberapa pihak di lingkungan Persik mengatakan, bubarnya tim berjuluk Macan Putih ini akibat politik pasca Pilkada Kota Kediri.@sisanto

Persik Kediri ‘Dibubarkan’


Editorial Dedi Irawan - Kamis, 26 September 2013 08:42 WIB
Persik Kediri ‘Dibubarkan’
Kediri (kedirijaya.com)— Manajemen Persik Kediri telah membuat surat pembubaran diri tim dan panitia penyelenggara pertandingan (panpel). Promosi ke level Indonesia Super League (ISL) 2014 menjadi akhir dari perjalanan tim ‘Macan Putih’ musim kompetisi Divisi Utama (DU) 2013.
” Kami sudah membuat surat pembubaran tim dan panpel. Surat itu sudah saya tanda tangani. Artinya sudah resmi membubarkan diri,” ujar CEO Persik Kediri Sunardi.
Direktur produsen benih PT. Bisi Internasional Tbk Kediri menambahkan, pihaknya sedang melakukan diskusi dengan beberapa pihak ihwal waktu pelaksanaan seremonial pembubaran diri tim, manajemen dan panpel. Pihaknya memastikan tidak akan lama lagi.
” Secara teori sudah, tetapi prakteknya belum. Nanti akan kita undang tim dan manajemen serta panpel, semuanya,” imbuh pria yang pernah menjadi calon Bupati Kediri 2009 dan calon wakil Walikota Kediri 2013, tetapi gagal.
‘Konco Tani’, begitu sapaan akrab Sunardi memastikan, hak-hak pemain dan pelatih telah terpenuhi. Para pemain dan pelatih telah mengakhiri masa putus kontrak sejak kompetisi Divisi Utama berakhir, tepatnya usai Persik melakoni laga krusial melawan Persikabo Kabupaten Bogor, dalam perebutan posisi ketiga di Stadion Manahan Solor, Sabtu (14/9/13) lalu.
” Di dalam kontrak itu ada klausufl pasal bahwa, berakhir bersamaan dengan kompetisi usai. Tidak ada masalah dengan gaji mereka. Hak-hak mereka telah kita bayarkan,” tutup Sunardi
Persik promosi ke ISL, setelah menang telak dari Persikabo 6-2. Dengan lolos ke kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia itu, Persik berhak atas hadiah sebesar Rp 200 juta. Tetapi, hingga kini belum diterima oleh manajemen.(nb)
- See more at: http://www.kedirijaya.com/2013/09/26/persik-kediri-dibubarkan.html#sthash.BxMwss72.dpuf

Persik Kediri ‘Dibubarkan’


Editorial Dedi Irawan - Kamis, 26 September 2013 08:42 WIB
Persik Kediri ‘Dibubarkan’
Kediri (kedirijaya.com)— Manajemen Persik Kediri telah membuat surat pembubaran diri tim dan panitia penyelenggara pertandingan (panpel). Promosi ke level Indonesia Super League (ISL) 2014 menjadi akhir dari perjalanan tim ‘Macan Putih’ musim kompetisi Divisi Utama (DU) 2013.
” Kami sudah membuat surat pembubaran tim dan panpel. Surat itu sudah saya tanda tangani. Artinya sudah resmi membubarkan diri,” ujar CEO Persik Kediri Sunardi.
Direktur produsen benih PT. Bisi Internasional Tbk Kediri menambahkan, pihaknya sedang melakukan diskusi dengan beberapa pihak ihwal waktu pelaksanaan seremonial pembubaran diri tim, manajemen dan panpel. Pihaknya memastikan tidak akan lama lagi.
” Secara teori sudah, tetapi prakteknya belum. Nanti akan kita undang tim dan manajemen serta panpel, semuanya,” imbuh pria yang pernah menjadi calon Bupati Kediri 2009 dan calon wakil Walikota Kediri 2013, tetapi gagal.
‘Konco Tani’, begitu sapaan akrab Sunardi memastikan, hak-hak pemain dan pelatih telah terpenuhi. Para pemain dan pelatih telah mengakhiri masa putus kontrak sejak kompetisi Divisi Utama berakhir, tepatnya usai Persik melakoni laga krusial melawan Persikabo Kabupaten Bogor, dalam perebutan posisi ketiga di Stadion Manahan Solor, Sabtu (14/9/13) lalu.
” Di dalam kontrak itu ada klausufl pasal bahwa, berakhir bersamaan dengan kompetisi usai. Tidak ada masalah dengan gaji mereka. Hak-hak mereka telah kita bayarkan,” tutup Sunardi
Persik promosi ke ISL, setelah menang telak dari Persikabo 6-2. Dengan lolos ke kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia itu, Persik berhak atas hadiah sebesar Rp 200 juta. Tetapi, hingga kini belum diterima oleh manajemen.(nb)
- See more at: http://www.kedirijaya.com/2013/09/26/persik-kediri-dibubarkan.html#sthash.BxMwss72.dpuf